Dinamika Usaha Bersama

Categories: madani, networking

dinamika kelompokDalam sebuah test yang pernah saya ikuti untuk mendapatkan kuliah gratisan waktu lulus sekolah menengah dulu, ada pengalaman menarik dalam salah satu fase test seleksi yang disebut dinamika kelompok. Dalam pemikiran saya waktu itu, betapa test ini sangat menguji kemampuan mendengarkan pendapat orang lain, dan disaat bersamaan harus mampu lugas menyampaikan pendapat sehingga bisa diterima dan pada akhirnya bisa membuat kelompok test kita mampu menjawab pertanyaan yang ada.

Dalam memulai usaha terkadang kita juga sangat butuh bermitra dengan rekan yang kita rasa mampu memberikan efek sinergis dalam pengembangan usaha. Berbagai alasan melatar-belakangi pemilihan mitra, dari mulai kemampuan finansial sampai dengan keahlian yang dimiliki dan dibutuhkan untuk mencapai tujuan usaha. Tapi yang pasti dan utama adalah kesamaan visi sesama mitra usaha.

Pada praktiknya, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pengusaha pemula untuk memulai usaha dengan mitra yang dipilih. Terlebih pada saat ritme kerja bersama mengalami ketidaksesuaian antara mitra satu dan lainnya.

Jadikan Perbedaan Menjadi Keberkahan

Boleh jadi kita sering mendengar ujaran diatas, tapi praktiknya seringkali kita melupakannya pada saat justru prinsip tersebut dibutuhkan. Apabila anda dan mitra usaha anda mengalami perbedaan pendapat dan atau kesenjangan ritme kerja, pastikan anda dan mitra anda mengingat kembali maksud dan tujuan dari kebersamaan yang dibangun. Komitmen akan usaha terus menerus harus diperbaiki, dan pola komunikasi yang tepat menjadi kunci keberhasilan atas konversi kondisi kritis ini menjadi produktif. Dinamika dalam usaha bersama harus disikapi menjadi pemantik produktifitas usaha.

Kemampuan Mendengar Lebih Utama

Dalam keseharian, secara umum seringkali orang menilai bahwa seseorang yang lebih unggul adalah orang yang lebih bisa atau mampu berbicara. Pada kenyataannya, dalam bekerjasama lebih diutamakan kemampuan mendengarkan. Karena hanya dengan saling mendengarkan, kita mampu melakukan eksplorasi lebih dalam atas ide-ide yang sulit muncul jika kita hanya mampu saling berteriak.

Pemersatu Dengan Kecepatan

Dalam setiap kasus, perbedaan hanya mampu disebutkan menjadi berkah apabila pada akhirnya mampu diambil kesimpulan dan kemudian menjadi solusi bersama. Dalam hal ini, semangat untuk mempersatukan perbedaan menjadi sebuah kesimpulan inilah yang menjadi ujung tombak dalam dinamika kelompok. Ratusan pendapat yang dapat dirangkum dalam sebuah kesimpulan bersama adalah berkah. Namun dua pendapat yang terlambat dipertemukan dan/atau dikompromikan selamanya akan menjadi bom waktu bagi kebersamaan.

Semangat Sang Entrepreneur

No Responses

Your Thoughts